Tampilkan postingan dengan label Trik Bermain Poker Boyaa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trik Bermain Poker Boyaa. Tampilkan semua postingan

Trik Bermain Poker Boyaa - Tim Papan Tengah Fokus Mental dan Kekompakan

Tim Papan Tengah Fokus Mental dan Kekompakan 

Texaspoker cc2 adalah poker online dengan uang asli terpercaya - PRESASON tournament yang berakhir Minggu (21/10) lalu menjadi cermin bahwa semua tim tidak boleh lagi diremehkan. Tim-tim yang musim lalu menempati posisi bawah bisa menjadi batu ganjalan.

Salah satu kejutan adalah takluknya MVP musim lalu Yanuar Dwi Priasmoro bersama Bimasakti Nikko Steel Malang dari Pacific Caesar Surabaya 46-43. Kekalahan tersebut cukup mengejutkan karena materi Bimasakti di atas Pacific.

Namun, itu tidak membuat pelatih Bimasakti William ''Bill'' McCammon risau. Begitu juga dengan tiga kekalahan beruntun selanjutnya. Bimasakti baru menang atas NSH GMC Riau pada penyisihan hari terakhir.

''Ini masih preseason, jadi saya tak terlalu risau. Tentu saja saya ingin memenangi setiap pertandingan. Namun, memang butuh kerja keras untuk itu. Di musim reguler ini akan kami perbaiki,'' kata pelatih asal Amerika Serikat tersebut.

Sebaliknya, Pacific justru menjadi korban kejutan berikutnya. Melawan tim juru kunci musim lalu NSH GMC Riau, mereka menyerah 58-55. Kekalahan tersebut membuat pelatih Pacific Eddy Santoso kecewa berat. Dia menegaskan, konsentrasi timnya menjelang musim reguler adalah memperbaiki mental bermain.

Kalah melawan tim yang berada di bawah tidak boleh terjadi lagi. Itu mengganggu target Pacific untuk menembus champiohnship series untuk berada di delapan besar.

Kejutan terbesar di preseason adalah kekalahan Stadium atas Tonga BSC Jakarta 59-63 (19/10). Padahal, sebelumnya Stadium tampil baik untuk menundukkan Hangtuah Sumsel IM 82-75 (15/10). Ini mengejutkan karena mental BSC ambruk setelah kalah 112-45 melawan Pelita Jaya Esia Jakarta. ''Kemenangan ini menjadi modal berharga kami di musim reguler. Kalau anak-anak defensenya bagus, kami bisa menang,'' tandas Bintoro, pelatih BSC. (nur/c2/ang)

 

Trik Bermain Poker Boyaa - Tonga BSC Memberi Kejutan untuk Pacific

Trik Bermain Poker Boyaa - Tonga BSC Memberi Kejutan untuk Pacific 

Texaspoker cc1 adalah poker online dengan uang asli terpercaya -
Kontribusi setiap pemain yang merata membawa Tonga BSC Jakarta akhirnya merenggut kemenangan pertama di NBL Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Tonga BSC merebutnya dari salah satu tim yang mulai beranjak naik, Pacific Caesar Surabaya. Meskipun tidak ada pemain yang mencetak dua digit poin, Tonga BSC memukul Pacific dengan skor 57-50.
Melihat permainan Pacific yang meningkat dalam beberapa laga ke belakang, mudah untuk berasumsi bahwa Pacific akan menang melawan Tonga BSC. Hal ini pun langsung tergambar di kuarter pertama ketika Airlangga Sabara dan kawan-kawan unggul 19-5.
Orlando Uneputty berhasil menggalang timnya untuk bertahan lebih rapat di kuarter kedua. Hasilnya, Pacific hanya mampu melepaskan delapan tembakan. Sebaliknya, serangan Tonga BSC sangat gencar. Tim asuhan Coach Bintoro ini melepaskan 24 tembakan ke arah ring Pacific. Herman Kurniawan dan Hardian menjadi pemain Tonga BSC yang paling produktif. Tujuh poin dari Herman dan lima dari Hardian membawa Tonga BSC merangkak mendekati poin Pacific, 30-23. Tonga BSC tertinggal hanya tujuh poin.
Haritsa Herlusdityo yang tidak bermain di kuarter kedua menambah daya serang Tonga BSC di kuarter ketiga. Rapatnya pertahanan Tonga BSC memaksa Pacific melakukan turn over sebanyak enam kali dan terkonversi menjadi sembilan poin untuk Tonga BSC. Andy Prasetyo, salah satu pemain Tonga BSC yang sangat jarang melepaskan tembakan memasukan satu tembakan tiga angka di kuarter tiga. Pacific terkejar dan hanya unggul dengan selisih tiga angka saja di akhir kuarter tiga, 44-41.
Susanto yang melepaskan tembakan medium di sisa lima menit kuarter terakhir berhasil menyamakan kedudukan menjadi 48 sama. Tembakan tersebut juga menjadi penanda bergesernya kendali permainan dari Pacific ke Tonga BSC. Beberapa saat kemudian, Andri Hermawan menambah dua poin untuk membawa Tonga BSC unggul untuk pertama kali, 50-48.
Pacific yang mencoba segera membalas malah melakukan sebuah turn over. Bola dicuri oleh Rudolfo Ongkowijoyo yang langsung melakukan drive untuk menambah dua poin bagi Tonga BSC. Pacific akhirnya hanya mampu menambah dua poin sebelum laga berakhir. Airlangga Sabara yang bermain luar biasa dengan raihan 12 poin dan 21 rebound tidak berhasil menyelamatkan Pacific.
Tiga pemain Tonga BSC menjadi pengumpul angka terbanyak masing-masing dengan sembilan poin, Herman Kurniawan, Andri Hermawan, dan Susanto.(mb)

Harga Chip Domino Poker - Dimarahi Lebih Keras daripada Pemain Lain

Harga Chip Domino Poker - Dimarahi Lebih Keras daripada Pemain Lain

Texaspoker cc adalah poker online dengan uang asli terpercaya-  Rastafari Horongbala dan Andakara Prastawa menjadi duet maut di Dell Aspac Jakarta. Rastafari pelatih, sedangkan Prastawa pemain. Meski sebisa-bisanya bekerja profesional, perasaan rikuh dan sungkan tetap tak bisa dihindari.

AGUNG - AINUR, Jakarta

---

RAUT muka Rastafari Horongbala terlihat marah besar ketika Andakara Prastawa melakukan turnover. Matanya menatap tajam pemain yang akrab disapa Pras itu saat big match Aspac melawan Pelita Jaya Esia Jakarta Sabtu malam lalu (12/1). Pelatih yang akrab disapa Fari tersebut beberapa kali menunjuk-nunjuk Pras.

Saking marahnya, beberapa ofisial Aspac sampai menepuk-nepuk bahu Fari agar emosinya reda. Apa yang ditunjukkan Fari dalam pertandingan menyiratkan betapa kerasnya sang ayah saat melatih putranya.

Bahkan, meski Pras bermain bagus dengan membukukan poin tertinggi (20 angka) untuk timnya dalam laga itu, Fari tak lantas semringah. Saat rookie 20 tahun tersebut membukukan three point hingga membuat Aspac come back dan berbalik unggul pun, Fari bergeming. "Saya nggak mau pilih kasih saja," ujar Fari.

Dia mengakui, sangat sulit menempatkan diri sebagai pelatih anak sendiri di antara pemain-pemain lain. Fari tak ingin mereka menganggapnya pilih kasih saat memberikan instruksi atau memberinya kesempatan bermain. Karena itu, dia sengaja bersikap keras dan irit pujian.

"Kalau dia (Pras, Red) salah, saya akan lebih marah daripada dengan pemain lain. Bisa jadi itu tidak baik untuk dia, tapi itulah tidak enaknya jadi anak pelatih," imbuhnya lantas tersenyum.

Prastawa adalah anak Rastafari dengan Julisa, mantan pemain tim nasional putri. Laga melawan PJ adalah debut Fari mendampingi Aspac dan Pras. Fari dan Pras juga menjadi kombinasi bapak-anak satu-satunya di NBL Indonesia.

Pras sendiri santai jika sang ayah kerap memarahinya dengan keras. Pemain bertinggi 177 cm tersebut mengatakan bahwa kemarahan itu bertujuan membuatnya berkembang. "Saya menerimanya karena ayah pelatih bagus. Kalau ada yang tidak pas, bisa didiskusikan. Nggak apa-apa," paparnya.

Prastawa mengatakan, memang sudah saatnya dirinya menjalani proses bersama Rastafari. Sejak kelas IV SD dia banyak berlatih dasar bermain basket bersama sang ibu. Juga sering menonton Julisa bertanding. Namun, sejak dia SMP, Fari mulai mengambil alih peran.

Menanggapi peluangnya untuk menjadi rookie of the year musim ini, Prastawa hanya merendah. Dia mengatakan, itu bukan prioritasnya. "Kalau main, saya inginnya menang. Ingin kasih yang terbaik untuk tim. Istilahnya Aspac dulu," tandasnya.

Pras memang sangat berpeluang menjadi rookie of the year. Dalam laga melawan PJ, dia membukukan 20 poin, terbanyak dalam laga tersebut. Kecepatan dan akurasi tembakan pemain berusia 20 tahun itu menjadi penyelamat Aspac di tight game tersebut.

Permainan gemilang Prastawa berlanjut tadi malam (13/1) saat melawan Tonga BSC Jakarta. Dia membukukan 19 poin atau hanya berselisih tiga poin dari Oki Wira Sanjaya yang menjadi top scorer bagi Aspac. "Dia oke mainnya. Namun, dia harus kurangi turnover dan tidak gampang untuk ditrap orang," tutur Fari menilai Pras.

Tuh kan, sudah dipuji ayah... (*/c9/ang)

Jago Bermain Poker - Aspac Masih Mulus Melaju

Jago Bermain Poker - Aspac Masih Mulus Melaju 

Texaspoker cc adalah poker online dengan uang asli terpercaya- Dengan kekuatan yang ada saat ini, Tonga BSC Jakarta membutuhkan keajaiban untuk mengalahkan Dell Aspac Jakarta. Dan keajaiban yang diharapkan sepertinya masih sulit terjadi. Aspac yang pada hari sebelumnya sangat perkasa ketika mengalahkan Pelita Jaya Esia Jakarta, kembali menunjukkan kekuatan dengan mengalahkan Tonga BSC, 75-48.
Mario Gerungan, Xaverius Prawiro dan Pringgo Regowo yang turun sebagai starter langsung menjadi masalah bagi para pemain Tonga BSC. Kombinasi ketiganya tidak mendapatkan perimbangan yang sepadan pada kubu Tonga BSC. Keunggulan 21-8 di akhir kuarter pertama menunjukan tanda-tanda bahwa Aspac akan memenangkan laga.
Aspac yang sudah di atas angin mendapat kejutan kecil di kuarter kedua. Saleh Afriatna, shooting guard Tonga BSC bangkit memberi perlawanan. Enam poin dari Afriatna berhasil menempel ketat Aspac di kuarter kedua. Aspac memang masih unggul secara keseluruhan. Namun raihan poin di kuarter kedua sama banyak, 13 poin.
Hardian dan Ricardo Uneputty menjadi andalan Tonga BSC di kuarter ketiga. Sempat mendapat kejutan dari performa Hardian, Okiwira memberi balasan dengan mencetak 10 poin di kuarter ketiga. Oki juga memasukan dua tembakan tiga angka yang ia lesakkan. Tonga BSC masih menempel ketat, tetapi Aspac stabil menjaga keunggulan. Skor 52-36 untuk Aspac menutup kuarter ketiga.
Aspac akhirnya kembali tancap gas di kuarter terakhir. Okiwira menambah delapan poin di kuarter terakhir untuk menjadi pencetak angka terbanyak dengan 22 poin. Prastawa menyusul dengan 19 poin. Sementara Pringgo kembali meraih double-double dengan 13 poin dan 11 rebound. (mb)

Trik Bermain Poker Boyaa - Doni Nyaris Meninggal Dunia Karena Penyakit Jantung

Trik Bermain Poker Boyaa - Doni Nyaris Meninggal Dunia Karena Penyakit Jantung

Texaspoker cc adalah poker online dengan uang asli terpercaya-  Lama tak terlihat, Alexandre Doni akhirnya dilepas Liverpool dengan status bebas transfer. Lalu kenapa Doni "menghilang"? Disebut ia berjuang melawan penyakit jantung yang membuat kiper asal Brasil itu nyaris meninggal dunia.

Doni sesungguhnya masih punya sisa kontrak di Anfield hingga musim panas mendatang. Akan tetapi, Liverpool telah mencapai kesepatakan dengan si pemain untuk melepasnya sebelum kontraknya berakhir.

Sejak didatangkan dari AS Roma pada 2011, Doni baru membuat empat kali penampilan. Penampilan terakhirnya tercipta di laga melawan Swansea City pada Mei silam. Begitu musim ini bergulir nama Doni seketika "lenyap" dan tak ada kabar mengenai penyebabnya, apakah ia cedera atau memang sudah diputus kontraknya.

Namun, dalam wawancara dengan Calciomercato.com baru-baru ini Doni mengungkapkan bahwa dirinya mengalami masalah pada jantung yang nyaris membuatnya meninggal. Untuk itu ia memilih untuk tak bermain selama enam bulan lebih demi memulihkan kesehatannya.

"Saya nyaris... saya nyaris saja kehilangan nyawa. Saya mengalami serangan jantung sekitar 25 detik," ujar Doni ketika menuturkan cerita saat dirinya menjalani tes medis bersama Liverpool.

"Saya dirawat dengan sangat baik oleh salah satu dokter terbaik di Eropa. Dia meminta saya untuk berhenti bermain selama beberapa bulan," sambungnya.

"Kini saya harus beristirahat hingga April, lalu saya bisa kembali bermain lagi, saya ingin bermain di Kejuaraan Paulista 2014."

"Saya terkadang selalu mendapat serangan jantung (arrhythimia) dan selama menjalani tes di Liverpool, saya terserang cardiac arrest. Saya lalu berkeliling Eropa untuk mengecek kesehatan saya dan memutuskan untuk memperpanjang masa absen saya," demikian Doni seperti diwartakan Telegraph.